SORRY THIS BLOG IS UNDERCONSTRUCTED NOW..!!!!

  1. A. Cerita Inspirasi Pribadi

Hasil Sendiri Lebih Nikmat

Pada saat saya kelas 2 SMA, ada tugas akhir informatika tentang pembuatan presentasi melalui Flash. Saat itu dibagi kelompok dan saya masuk ke dalam kelompok yang anggotanya sudah akrab dengan saya. Kelompok saya pun membuat presentasi tentang tulang. Kami pun mengerjakannya dengan gotong royong dan berhasil menyelesaikannya dengan dengan cepat.

Tapi tidak dengan kelompok lain. Ada kelompok yang kelihatannya tidak bias membuatnya dikarenakan kurang lihai menggunakan software macromedia flash. Oleh karena itu kerja mereka lambat dan terbengkalai. Melihat ada sebuah peluang usaha yang bagus, saya pun menawarkan jasa pembuatan presentasi dan mereka menyetujuinya. Mereka pun memberikan bahan mentah presentasi dan pekerjaan mereka yang terbengkalai kepada saya.

Dalam waktu satu minggu pekerjaan itu selesai dan saya mendapatkan upah Rp 25.000,00. dan ternyata banyak yang suka dengan hasil kerja saya dan meminta jasa saya untuk membuatkan presentasi mereka. dan saat itulah uang mengalir dengan deras ke saya dari hasil pembuatan presentasi mereka. dan itulah yang menginspirasi adik kelas saya di ekskul informatika untuk melakukan hal yang sama untuk menambah uang saku mereka. disitulah saya berpikir bahwa memiliki uang dari hasil keringat sendiri lebih nukmat dari sekedar meminta pada orang tua.

  1. B. Cerita Inspirasi Teman

Sumpah Untuk Sebuah Cita-cita

Saat SMA, saya memiliki teman yang hebat. Namanya Hilman. Ia seseorang yang dari penampilannya biasa saja, agak bandel. Tapi siapa sangka ia memiliki sebuah cita-cita yang besar di bidang arsitektur.

Saat itu kelas 3 dan pelajaran seni rupa. Saat itu ada tugas dari guru seni rupa saya Pak Wawan untuk membuat desain sebuah bangunan. Anak-anak di kelas saya sangat tidak bersemangat ketika diberi tugas tersebut. Tapi hanya ia yang bersemangat untuk mengerjakan tugas tersebut. Mungkin itu dampak dari sumpah ia ke seluruh penghuni kelas saya, 12 ipa 4, bahwa ia pasti akan menjadi sarjana arsitektur di ITB. Ia pun mengerjakan tugas tersebut meskipun harus mengganti beberapa karton kerja dan sempat dimarahi pula. Tapi ia berhasil mengerjakannya. Saat bimbel pun ia tergolong orang yang sangat bersemangat untuk mencerna ilmu-ilmu yang ia dapat dari tutor.

Sampai akhirnya tibalah SNMPTN. Ia mendapat tempat di Universitas Islam Bandung dan hanya ia yang mendapat tempat disana dari sekolah saya. Ia pun mengerjakan soal-soal itu dan sempat dilanda rasa pesimis karena jawaban dia banyak yang salah setelah dicocokkan dengan kunci jawaban yang beredar.

Tapi, saat pengumuman tiba. Saya mengirimkan SMS kepada dia menanyakan hasilnya. Dan ia membalas, bahwa ia berhasil masuk ke SAPPK ITB dan berhasil menebus sumpahnya pada kami semua, teman sekelasnya. Sungguh hal yang indah bagi ia karena ia sudah menapaki setengah jalan untuk menggapai cita-citanya.

Hidup FPIK
IPB Badge
Kalender
September 2017
S M T W T F S
« Jan    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Categories